PKKMB Unusia 2026 Resmi Dibuka, Ratusan Unusian Muda Ikuti Kegiatan

PKKMB Unusia 2026 Resmi Dibuka, Ratusan Unusian Muda Ikuti Kegiatan

News • 5 min read

PKKMB Unusia 2026 Resmi Dibuka, Ratusan Unusian Muda Ikuti Kegiatan

Author avatar

Humas Unusia

Content Writer

PKKMB Unusia 2026 Resmi Dibuka, Ratusan Unusian Muda Ikuti Kegiatan

Bogor, Parung — Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) resmi membuka Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 pada Kamis (1/10). Mengusung nama “Nawasena Karuna” dengan semangat “Masa Depan Cerah, Berlandaskan Empati, Melahirkan Banyak Aksi”, PKKMB tahun ini diikuti Ratusan Unusian Muda.

Pembukaan PKKMB diawali dengan istigasah sebagai bagian dari penguatan nilai spiritual sebelum mahasiswa baru memulai kehidupan akademiknya di Unusia. Ketua Panitia PKKMB 2026, Abdul Hafidz, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk membantu mahasiswa mengenal lingkungan kampus sekaligus memperoleh pembekalan yang dibutuhkan dalam menjalani kehidupan sebagai mahasiswa.

Menurut Abdul Hafidz, PKKMB 2026 tidak hanya berisi pengenalan lingkungan kampus, tetapi juga menghadirkan berbagai materi edukasi dan kegiatan yang dikemas dalam semangat Nawasena. Ia turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan hingga pelaksanaan PKKMB 2026.

Di hadapan para mahasiswa baru, Rektor Unusia, Dr. Fariz Alnizar, menyampaikan sejumlah pesan yang berkaitan dengan bagaimana mahasiswa menjalani masa kuliah sekaligus mempersiapkan masa depan mereka. Ia meminta mahasiswa tidak sekadar hadir di ruang perkuliahan, tetapi me miliki tujuan yang jelas terhadap ilmu, pengalaman, dan prestasi yang ingin diperoleh selama berada di Unusia.

“Apapun motivasi dan komitmen kalian, kita arahkan untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat, tidak mendapatkan pengalaman yang biasa-biasa saja, dan berprestasi,” ujar Fariz.

Fariz juga menekankan pentingnya kesungguhan mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan tepat waktu. Ia mendorong mahasiswa baru untuk menjadikan delapan semester sebagai batas maksimal masa studi sekaligus menjalani proses perkuliahan dengan disiplin. Menurutnya, berbagai aktivitas yang menjadi bagian dari kehidupan kampus, termasuk Journey in Campus, perlu dipandang sebagai bagian dari proses pembentukan pengalaman mahasiswa selama menempuh pendidikan.

“Jangan lama-lama kuliah di Unusia. Maksimal delapan semester harus angkat kaki dari sini, harus lulus. Jangan punya niat dan rencana ingin lebih dari delapan semester,” tegasnya.

Selain persoalan masa studi, Fariz mengajak mahasiswa baru mulai memikirkan masa depan sejak berada di bangku kuliah. Usia muda, menurutnya, memberikan ruang yang luas bagi mahasiswa untuk menentukan target dan mencoba berbagai kesempatan yang dapat mendukung perkembangan diri.

Ia menilai perjalanan setelah lulus tidak cukup hanya ditopang kemampuan akademik. Mahasiswa juga perlu membangun kompetensi, kemampuan berkolaborasi, keberanian mengambil kesempatan, serta inisiatif dalam menentukan keputusan.

“Masih muda, berani mengambil kesempatan, inisiatif, keputusan. Percayalah, kelak itu akan bermanfaat ketika lulus dari kampus ini,” katanya.

Pesan tersebut sekaligus menjadi ajakan agar mahasiswa tidak menjalani kehidupan kampus secara pasif. Rektor berpesan, keberanian menghadapi tantangan dan mengambil kesempatan merupakan bagian penting dari proses mahasiswa dalam membentuk pengalaman, kemampuan, dan arah masa depan mereka.

Secara simbolik, dimulainya PKKMB 2026 ditandai dengan pemukulan gong oleh Rektor Unusia yang didampingi para wakil rektor, dosen, dan civitas akademika Unusia. Prosesi tersebut menandai dimulainya masa pengenalan bagi 418 mahasiswa baru yang memasuki lingkungan akademik Unusia.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa baru juga memperoleh pembekalan mengenai kehidupan akademik, administrasi kampus, keamanan dan kenyamanan lingkungan kampus, hingga penguatan integritas. Berbagai materi tersebut menjadi bagian dari upaya mengenalkan mahasiswa pada aspek-aspek yang akan mereka temui selama menjalani kehidupan sebagai bagian dari keluarga besar Unusia.

Melalui PKKMB 2026, Unusia tidak hanya memperkenalkan lingkungan dan sistem kehidupan kampus kepada mahasiswa baru, tetapi juga membuka ruang awal bagi mereka untuk membangun cara pandang terhadap perjalanan akademik dan masa depan. Semangat Nawasena Karuna menjadi pijakan untuk mendorong mahasiswa berproses, mengembangkan kompetensi, berani mengambil kesempatan, dan menghadirkan aksi yang bermanfaat bagi masyarakat.