Unusia Pimpin Klaster Mandiri PTNU 2026, Perkuat Komitmen sebagai Community Development University

Unusia Pimpin Klaster Mandiri PTNU 2026, Perkuat Komitmen sebagai Community Development University

News • 5 min read

Unusia Pimpin Klaster Mandiri PTNU 2026, Perkuat Komitmen sebagai Community Development University

Author avatar

Humas Unusia

Content Writer

Unusia Pimpin Klaster Mandiri PTNU 2026, Perkuat Komitmen sebagai Community Development University

Jakarta — Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) menempati peringkat pertama dalam Klaster Mandiri pada Peringkat Keunggulan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) 2026. Berdasarkan data Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU), Unusia memperoleh skor akhir 6,8173 dalam klaster yang mencakup perguruan tinggi pada urutan peringkat 10–25.

Peringkat Keunggulan PTNU 2026 menggunakan tujuh variabel penilaian dengan total bobot 100 persen. Indikator tersebut meliputi jumlah mahasiswa aktif dengan bobot 20 persen, aset dan ketahanan keuangan 10 persen, kinerja riset dan publikasi ilmiah 20 persen, jumlah guru besar dan lektor kepala 15 persen, reputasi akademik berbasis altmetrics 15 persen, capaian alumni 10 persen, serta keterhubungan dengan organisasi Nahdlatul Ulama dan badan otonomnya sebesar 10 persen.

Beragam indikator tersebut menunjukkan bahwa keunggulan perguruan tinggi dinilai melalui sejumlah dimensi, mulai dari kapasitas akademik dan keberlanjutan kelembagaan hingga reputasi serta keterhubungan dengan ekosistem Nahdlatul Ulama. Bagi Unusia, hasil ini menjadi momentum untuk melanjutkan pembenahan dan memastikan pengembangan institusi memberikan manfaat yang semakin luas.

Rektor Unusia, Fariz Alnizar, menyambut capaian tersebut sebagai hasil kerja bersama seluruh sivitas akademika, alumni, dan mitra universitas. Menurutnya, hasil pemeringkatan ini menjadi penyemangat untuk terus mengembangkan institusi sekaligus memperluas manfaatnya bagi masyarakat.

“Kami bersyukur dan bangga atas capaian Unusia yang menempati peringkat pertama dalam Klaster Mandiri. Ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh sivitas akademika Unusia, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga dukungan alumni dan mitra,” ujar Fariz.

Bagi Unusia, capaian tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan posisi dalam pemeringkatan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa pengembangan perguruan tinggi perlu berjalan seiring dengan peningkatan kualitas dan kontribusi sosial. Karena itu, penguatan akademik, riset, publikasi ilmiah, dan tata kelola kelembagaan menjadi bagian penting dari agenda pengembangan universitas ke depan.

“Kami akan terus memperkuat kualitas akademik, riset dan publikasi ilmiah, serta tata kelola kelembagaan. Bagi Unusia, keunggulan bukan hanya tentang prestasi institusi, tetapi juga tentang sejauh mana kehadiran universitas mampu menjawab kebutuhan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” kata Fariz.

Fariz menegaskan, Unusia akan terus berpedoman pada tiga matra kepemimpinan, yakni Akselerasi, Kolaborasi, dan Transformasi. Ketiganya menjadi landasan untuk meningkatkan mutu pendidikan, memperluas jejaring kemitraan, dan memperkuat peran Unusia sebagai Community Development University, yaitu universitas yang menempatkan pengembangan masyarakat sebagai bagian penting dari pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.

“Kami optimistis, dengan semangat gotong royong seluruh keluarga besar Unusia, capaian ini dapat menjadi pijakan untuk melangkah lebih maju dan menghadirkan kontribusi yang semakin besar bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan,” tutur Fariz.

Capaian ini menjadi pijakan bagi Unusia untuk terus bertumbuh dengan menjadikan mutu akademik dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pengembangan institusi. Dengan demikian, prestasi dalam pemeringkatan diharapkan berjalan seiring dengan kontribusi nyata universitas bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan.