FEB Unusia Gelar Workshop Pengembangan Kapasitas Dosen untuk Perkuat Proposal Hibah Nasional
Humas Unusia
Content Writer
Jakarta — Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) menggelar workshop pengembangan kapasitas dosen sebagai upaya memperkuat kemampuan akademik, khususnya dalam penyusunan proposal hibah penelitian nasional. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat BPP Unusia, Jakarta, Jumat (18/9).
Workshop menghadirkan Dr. Rismawati, SE., MSA., Dosen Tetap Universitas Muhammadiyah Palopo, sebagai narasumber. Materi yang disampaikan mengacu pada panduan “Diktisaintek Berdampak: Workshop Penulisan Proposal Hibah Nasional untuk Dosen Muda dan Vokasi Tahun 2026” yang diselenggarakan Direktorat Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan, Ditjen Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Dalam pemaparannya, Dr. Rismawati menjelaskan pentingnya menyelaraskan skema hibah dengan Tingkat Kesiapterapan Teknologi (TKT) penelitian. Skema dasar berada pada TKT 1–3 dengan fokus eksplorasi teori dan temuan fundamental, skema terapan pada TKT 4–6 yang mencakup pengembangan serta pengujian prototipe, sedangkan skema pengembangan pada TKT 7–9 diarahkan pada validasi industri hingga komersialisasi produk.
Selain memahami karakter setiap skema, dosen juga didorong untuk membangun ide penelitian melalui tiga pijakan utama, yakni kepakaran peneliti, agenda riset nasional, dan target Sustainable Development Goals (SDGs). Penyelarasan tersebut dinilai penting agar penelitian tidak hanya berangkat dari persoalan lokal, tetapi juga memiliki relevansi dengan kebutuhan strategis nasional dan isu global.
Workshop juga membahas teknik penyusunan proposal pada sistem BIMA/SISTER, mulai dari perumusan latar belakang dan research gap, pendekatan pemecahan masalah, penyusunan state of the art dan novelty, hingga pembuatan research roadmap. Para dosen diarahkan untuk menunjukkan posisi penelitian secara jelas melalui perbandingan dengan penelitian terdahulu serta menyusun peta jalan yang menghubungkan rekam jejak penelitian, usulan yang diajukan, dan arah pengembangan riset berikutnya.
Aspek teknis penyusunan proposal turut menjadi perhatian, termasuk penyusunan metode penelitian, diagram alir, indikator capaian, pembagian tanggung jawab tim, jadwal penelitian, hingga pengelolaan daftar pustaka. Penyusunan setiap bagian perlu dilakukan secara konsisten agar metode, jadwal, luaran, dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) memiliki keterkaitan yang logis.
Melalui kegiatan ini, FEB Unusia mendorong dosen untuk tidak hanya meningkatkan kualitas gagasan penelitian, tetapi juga memperkuat kemampuan menerjemahkan gagasan tersebut ke dalam proposal yang sistematis, terukur, dan sesuai dengan karakter skema hibah yang dituju. Penguatan kapasitas tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan produktivitas dan kualitas riset dosen Unusia serta memperluas kontribusi akademik perguruan tinggi bagi masyarakat.