Unusia Gelar Film Screening & Discussion, Angkat Kehidupan Pesantren dalam Film Dokumenter

Unusia Gelar Film Screening & Discussion, Angkat Kehidupan Pesantren dalam Film Dokumenter

News 5 min read

Unusia Gelar Film Screening & Discussion, Angkat Kehidupan Pesantren dalam Film Dokumenter

Author avatar

Humas Unusia

Content Writer

Unusia Gelar Film Screening & Discussion, Angkat Kehidupan Pesantren dalam Film Dokumenter

Jakarta – Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) melalui Fakultas Islam Nusantara (FIN) menggelar Film Screening & Discussion bertema “Islamic College: A Day in the Life of a Pesantren”, Senin (10/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Jakoeb Oetama Lantai 4 Unusia mulai pukul 14.00 WIB ini dihadiri Rektor Unusia Dr. Fariz Alnizar, serta jajaran pengelola Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI) Fakultas Islam Nusantara Unusia.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan pengantar mengenai film dokumenter yang kemudian dilanjutkan dengan pemutaran film karya Prof. James B. Hoesterey dari Emory University, Amerika Serikat. Film tersebut menggambarkan kehidupan sehari-hari di Pondok Pesantren Al-Muttaqien Pancasila Sakti pada 2007, mulai dari kehidupan santri, aktivitas pendidikan formal, kegiatan keagamaan, hingga kehidupan sosial dan tradisi yang berkembang di lingkungan pesantren.

Setelah pemutaran film, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Diskusi membahas berbagai aspek kehidupan pesantren, pendidikan Islam, tradisi, nilai-nilai sosial, serta dinamika kehidupan keagamaan masyarakat Indonesia. Prof. James B. Hoesterey hadir sebagai pembuat film sekaligus narasumber, sementara Hairus Salim HS, anggota Lembaga Sensor Film (LSF), menjadi pemantik diskusi. Sesi tersebut dimoderatori oleh Novia Turokhmah.

Film dokumenter yang menjadi bahan diskusi tidak hanya memberikan gambaran mengenai kehidupan pesantren, tetapi juga menjadi media pembelajaran dan refleksi bagi peserta untuk melihat praktik pendidikan, tradisi, serta kehidupan sosial-keagamaan di lingkungan pesantren. Diskusi juga memberikan ruang bagi peserta untuk menyampaikan pertanyaan, pandangan, dan tanggapan secara akademik.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Islam Nusantara Unusia mendorong penguatan budaya literasi dan apresiasi terhadap film dokumenter sekaligus membuka ruang diskusi akademik mengenai pesantren dan kehidupan Islam di Indonesia. Kegiatan tersebut terbuka bagi mahasiswa serta masyarakat umum dan menjadi bagian dari upaya FIN Unusia menghadirkan ruang pembelajaran yang mempertemukan kajian akademik dengan refleksi atas kehidupan masyarakat.