Unusia Gelar Orientasi Akademik Pascasarjana, Dorong Budaya Riset dan Kelulusan Tepat Waktu

Unusia Gelar Orientasi Akademik Pascasarjana, Dorong Budaya Riset dan Kelulusan Tepat Waktu

News • 5 min read

Unusia Gelar Orientasi Akademik Pascasarjana, Dorong Budaya Riset dan Kelulusan Tepat Waktu

Author avatar

Humas Unusia

Content Writer

Unusia Gelar Orientasi Akademik Pascasarjana, Dorong Budaya Riset dan Kelulusan Tepat Waktu

Jakarta – Unusia menyelenggarakan kegiatan Kuliah Umum dan Orientasi Akademik bagi mahasiswa baru Program Magister (S2) dan Doktoral (S3) Pendidikan Agama Islam (PAI) serta Sejarah Peradaban Islam (SPI) pada Sabtu, 10 Oktober, di Aula Jakoeb Oetama Unusia. Kegiatan ini menjadi ajang pengenalan iklim akademik, penanaman visi keilmuan, serta pembekalan awal masa studi bagi para mahasiswa baru pascasarjana.

Dalam sambutannya, Rektor Unusia, Dr. Fariz Alnizar, mengucapkan selamat datang dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para mahasiswa baru yang telah memilih Unusia sebagai tempat melanjutkan pendidikan tinggi. Beliau berpesan agar seluruh mahasiswa memiliki komitmen kuat untuk menempuh pendidikan secara disiplin dan menyelesaikan studi tepat waktu.

"Kami sangat bersyukur dan bahagia atas bergabungnya para mahasiswa program magister dan doktor. Mari bersama-sama memanfaatkan iklim akademik terbaik di Unusia untuk mengembangkan profesionalisme serta keilmuan melalui riset. Kami berharap seluruh mahasiswa memiliki komitmen dan optimisme tinggi agar dapat lulus tepat waktu sesuai kurikulum yang ditetapkan, yakni 3 hingga 4 semester untuk jenjang S2 dan 6 semester untuk jenjang S3," ujar Dr. Fariz Alnizar.

Rangkaian acara kemudian diisi dengan pemaparan materi bertema Pengantar Pendidikan Agama Islam dan Perspektif Islam Nusantara oleh Ketua Senat Unusia, Dr. Ahmad Suaedy, yang mengenalkan peta peradaban Aswaja serta meluruskan berbagai stereotip mengenai Islam Nusantara guna mendorong mahasiswa melakukan riset mendalam berbasis sejarah dan khazanah kesultanan. Sementara itu, pada sesi Kuliah Umum yang dimoderatori oleh Dr. Siti Nabilah, Dr. Ngatawi Al Zastrouw menegaskan pentingnya saintifikasi khazanah pengetahuan masa lalu sebagai rute peradaban bangsa, sekaligus menekankan penguatan _soft skill_ dalam menghadapi dinamika era kecerdasan buatan.

Penguatan visi keilmuan juga disampaikan oleh Dekan Fakultas Islam Nusantara, Dr. A. Ginanjar Sya'ban, yang mengingatkan pentingnya merawat dan mengkaji khazanah keagamaan secara mandiri agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Penegasan senada disampaikan Dekan FKIP, Sri Wahyuni, yang meminta mahasiswa pascasarjana untuk kritis terhadap teori luar agar tetap berakar pada budaya lokal. Adapun mengenai aspek metodologi dan riset, Dr. Muhamad Riyad dan Idris Mas'udi menekankan kesiapan rumusan masalah serta ketelitian verifikasi sumber data naskah sejak awal semester.

Sesi orientasi dilanjutkan dengan penjelasan mengenai layanan akademik berbasis Sianas oleh Ahmad Mahrus dari Biro Akademik dan Administrasi Kemahasiswaan, serta penyampaian kebijakan pembiayaan program pascasarjana oleh Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Keuangan, Fira Mubayyinah. Melalui penyelenggaraan orientasi ini, Unusia berkomitmen untuk terus menghadirkan ekosistem pendidikan tinggi berkarakter yang unggul, responsif terhadap perkembangan zaman, serta mampu mencetak akademisi dan cendekiawan berdedikasi bagi kemajuan peradaban.