Unusia Jadi Tuan Rumah Pelatihan CERP, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

Unusia Jadi Tuan Rumah Pelatihan CERP, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

News 5 min read

Unusia Jadi Tuan Rumah Pelatihan CERP, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

Author avatar

Humas Unusia

Content Writer

Unusia Jadi Tuan Rumah Pelatihan CERP, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

Bogor - Laboratorium Unusia menjadi lokasi pelaksanaan pelatihan Community Emergency Response Partnership (CERP): Skills for Safety, Neighbors for Each Other. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama NU Care-LAZISNU dengan Shenzhen Rescue Volunteers Federation, China Merchants Foundation, dan Sany Foundation (29/7).

Dalam pembukaan kegiatan, Mohammad Hasan Basri, PhD selaku PIC program menjelaskan bahwa pelatihan CERP dirancang untuk membekali peserta, termasuk mahasiswa, staf, dan masyarakat sekitar, dengan pengetahuan serta keterampilan praktis dalam menghadapi situasi darurat. Selain meningkatkan kesiapsiagaan individu, program ini juga diarahkan untuk membangun ketangguhan kolektif agar masyarakat mampu saling membantu dan melindungi saat terjadi keadaan darurat.

Pelatihan di Laboratorium Unusia ini merupakan sesi kedua dari rangkaian delapan pelatihan CERP yang dilaksanakan di berbagai wilayah Indonesia. Program tersebut sebelumnya telah dibuka oleh Ketua Tanfidziyah PBNU, Gus Yahya, di Hotel Acacia Jakarta pada 28 Juli.

Kegiatan turut dihadiri perwakilan NU Care-LAZISNU, Dewi Rochmawati. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kolaborasi antara Indonesia dan Tiongkok tersebut mencerminkan komitmen bersama terhadap nilai-nilai kemanusiaan, aksi kemanusiaan, kesiapsiagaan bencana, serta penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi berbagai situasi darurat.

Perwakilan Shenzhen Rescue Volunteers Federation juga menyampaikan apresiasi atas pentingnya kolaborasi lintas lembaga dan lintas negara dalam memperkuat ketangguhan masyarakat. Apresiasi khusus diberikan atas kerja sama antara NU Care-LAZISNU dan Shenzhen Rescue Volunteers Federation dengan dukungan China Merchants Foundation dan Sany Foundation.

Mewakili Unusia, Wakil Dekan Fakultas Islam Nusantara, Dr. Siti Nabilah, membuka kegiatan pelatihan. Ia menyambut baik pelaksanaan CERP sebagai bentuk pembekalan bagi civitas akademika agar memiliki keterampilan dalam kesiapsiagaan dan respons terhadap bencana.

“Dengan membekali diri dengan pengetahuan praktis dan keterampilan respons terhadap keadaan darurat, kita tidak hanya memperkuat kesiapsiagaan individu, tetapi juga ketangguhan kolektif. Bersama-sama, kita dapat menciptakan masyarakat yang lebih aman, di mana setiap tetangga siap membantu satu sama lain ketika keadaan darurat terjadi,” ujarnya.

Selama pelatihan, peserta didorong untuk berpartisipasi aktif, belajar dari para trainer berpengalaman, berbagi pengetahuan dan pengalaman, serta membangun jejaring dan kemitraan yang dapat terus dikembangkan setelah program berakhir.

Pelaksanaan CERP di Laboratorium Unusia menjadi langkah penting dalam memperkuat kesiapsiagaan dan ketangguhan masyarakat menghadapi bencana. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi antara organisasi masyarakat sipil, lembaga kemanusiaan, yayasan, relawan, dan komunitas lokal dalam membangun masyarakat yang lebih aman dan siap menghadapi situasi darurat.