Search

FIN Unusia Laksanakan Monev Mahasiswa Penerima KIP Kuliah dan Pertamina Sobat Bumi

Bogor – Fakultas Islam Nusantara (FIN) Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Mahasiswa Penerima KIP Kuliah dan Pertamina Sobat Bumi pada Senin, 26 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Lantai 3 Laboratorium Unusia dan diikuti oleh 22 peserta, terdiri dari 18 mahasiswa penerima KIP dan 4 mahasiswa penerima beasiswa Pertamina.

Kegiatan sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya penguatan pembinaan mahasiswa, khususnya dalam aspek literasi keuangan, pembentukan karakter, serta penguatan kesadaran akan risiko sosial di era digital.

Acara dibuka dengan sambutan dari Wakil Dekan FIN, Siti Nabilah, yang menekankan pentingnya peran mahasiswa penerima KIP dan Pertamina Sobat Bumi sebagai representasi mahasiswa berprestasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan tanggung jawab sosial.

“Mahasiswa penerima KIP Kuliah maupun Pertamina Sobat Bumi harus mampu menjadi teladan, tidak hanya dalam prestasi akademik, tetapi juga dalam sikap, etika, dan cara mengelola kehidupan sosial maupun finansialnya,” ujarnya.

Materi utama disampaikan oleh Siti Khomsatun, dosen Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unusia, yang mengangkat tema Literasi Keuangan Mahasiswa: Menangkal Risiko Pinjaman Online dan Judi Online. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa rendahnya literasi keuangan menjadi salah satu faktor utama yang membuat mahasiswa rentan terjerumus pada praktik keuangan berisiko.

Dalam pemaparannya, ia menjelaskan paradoks mahasiswa generasi Z yang melek teknologi, namun rentan terjebak praktik keuangan berisiko akibat tekanan finansial, gaya hidup digital, dan rendahnya literasi keuangan. Materi mencakup pengelolaan keuangan sederhana melalui pencatatan pemasukan dan pengeluaran, penyusunan anggaran, pemilahan kebutuhan dan keinginan, penyediaan dana darurat, serta pengenalan konsep menabung, investasi rasional, dan manajemen utang.

Siti Khomsatun juga menekankan bahaya pinjaman online ilegal dan judi online yang kerap hadir melalui iklan digital, media sosial, hingga pesan pribadi, serta menjelaskan dampak finansial, psikologis, dan sosial yang ditimbulkannya. Mahasiswa diajak bersikap rasional, berani menolak ajakan berisiko, serta membangun kedisiplinan dan konsistensi dalam perencanaan keuangan jangka pendek maupun jangka panjang.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dwi Putri, Kepala Biro Hubungan Masyarakat Unusia, sebagai bentuk dukungan institusional terhadap pembinaan mahasiswa penerima KIP.

Melalui sosialisasi ini, Unusia menegaskan komitmennya dalam membina mahasiswa penerima KIP tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga dalam penguatan literasi, karakter, dan kesiapan menghadapi tantangan sosial-ekonomi di era digital, sehingga mampu menjadi generasi intelektual yang cerdas, berintegritas, dan bertanggung jawab.


Penulis: Anwariah Salsabila