Bogor – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Mahasiswa Penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah pada Sabtu, 24 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Auditorium Unusia dan diikuti oleh mahasiswa FKIP penerima KIP Kuliah.
Kegiatan dibuka dengan sambutan Dekan FKIP Unusia, Dede Setiawan, M.Pd, yang menekankan pentingnya kegiatan monitoring dan evaluasi sebagai sarana pembinaan akademik dan penguatan tanggung jawab mahasiswa penerima KIP Kuliah. Ia mengingatkan bahwa bantuan pendidikan yang diberikan negara harus dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang keberhasilan studi dan peningkatan prestasi akademik.
Selain agenda evaluasi akademik dan kehadiran mahasiswa, kegiatan ini juga diisi dengan pembekalan literasi keuangan yang disampaikan oleh Ketua Program Studi Akuntansi, Muhammad Aras Prabowo, M.Ak. Dalam materinya, ia mengulas pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak serta upaya menangkal bahaya judi online (judol) dan pinjaman online ilegal (pinjol) yang berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi dan psikologis mahasiswa.
Kegiatan monitoring dan evaluasi ini turut dihadiri Dwi Putri, Kepala Biro Hubungan Masyarakat Unusia. Kehadiran pimpinan biro tersebut menjadi bentuk dukungan institusi dalam memastikan keberlanjutan program KIP Kuliah berjalan sesuai tujuan.
Dari total 244 mahasiswa FKIP penerima KIP Kuliah, tercatat sebanyak 188 mahasiswa hadir dan mengikuti kegiatan ini. Data tersebut menjadi bagian dari bahan evaluasi fakultas dalam memantau kedisiplinan, partisipasi, serta komitmen mahasiswa penerima KIP Kuliah.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, FKIP Unusia berharap mahasiswa penerima KIP Kuliah dapat terus menjaga integritas akademik, meningkatkan prestasi, serta memiliki kesadaran finansial yang kuat selama menempuh pendidikan di Unusia.
Penulis: Anwariah Salsabila