Depok – Guru Besar Emeritus Fakultas Islam Nusantara (FIN) Unusia, Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, M.A., dipercaya menjadi salah satu tim penguji dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor Program Studi Ilmu Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia (UI). Sidang tersebut berlangsung pada Senin (6/7) di Auditorium Juwono Sudarsono (AJS), Kampus UI, Depok.
Keterlibatan Prof. Said Aqil sebagai penguji mencerminkan pengakuan atas kepakaran dan kontribusinya dalam kajian keislaman, khususnya yang berkaitan dengan Nahdlatul Ulama dan dinamika sosial-keagamaan di Indonesia. Kehadirannya juga menunjukkan peran aktif sivitas akademika Unusia dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan serta jejaring akademik di tingkat nasional.
Pada sidang tersebut, promovendus Dr. Hj. Luluk Nur Hamidah, M.Si., M.PA. mempertahankan disertasi berjudul Dinamika Arena Politik Nahdlatul Ulama di Solo Raya: Interrelasi, Kontestasi Elite, dan Transformasi Menuju 2045. Penelitian tersebut mengkaji dinamika relasi kuasa di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU), mulai dari interrelasi antarelite, kontestasi politik, hingga proyeksi transformasi organisasi menuju Indonesia Emas 2045.
Kajian yang diangkat menawarkan perspektif sosiologis mengenai perkembangan politik warga NU, dengan menyoroti berbagai perubahan yang terjadi dalam arena politik organisasi sebagai bagian dari dinamika masyarakat Indonesia yang terus berkembang.
Kepercayaan yang diberikan kepada Prof. Said Aqil untuk menjadi bagian dari tim penguji di Universitas Indonesia semakin mempertegas rekognisi akademik yang dimiliki Guru Besar Emeritus Fakultas Islam Nusantara Unusia. Keterlibatan dosen dan guru besar Unusia dalam berbagai forum akademik nasional diharapkan terus memperkuat kolaborasi antarinstitusi, memperluas kontribusi keilmuan, serta mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.