Jakarta — Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) berhasil lolos dalam Program Coding Camp 2026 powered by DBS Foundation yang diselenggarakan oleh Dicoding Indonesia. Program ini merupakan pelatihan teknologi berskala nasional yang bertujuan mencetak talenta digital siap kerja di bidang industri teknologi dan startup.
Coding Camp 2026 menyediakan pelatihan intensif dan progresif secara daring dengan kurikulum berstandar industri global, mencakup bidang strategis seperti AI Engineer dan Data Scientist. Program ini diikuti oleh puluhan ribu pendaftar dari seluruh Indonesia dengan kuota terbatas, khususnya untuk jalur beasiswa mahasiswa.
Dalam program tersebut, tiga mahasiswa Teknik Informatika Unusia dinyatakan lolos seleksi, yakni Weri Yunelda dan Muhamad Ramdani, mahasiswa semester 3 pada jalur AI Engineer, serta Nawawi Zaini MZ, mahasiswa semester 5 pada jalur Data Scientist.
Selama program berlangsung, para peserta akan menjalani pembelajaran hingga ratusan jam melalui metode self-paced learning dan instructor-led training, serta mendapatkan bimbingan langsung dari praktisi industri. Peserta beasiswa intensif juga berkesempatan mengerjakan capstone project sebagai bagian dari penguatan portofolio profesional.
Kepala Program Studi Teknik Informatika Unusia, Ircham Ali, menyatakan bahwa keikutsertaan mahasiswa dalam Coding Camp 2026 sejalan dengan penguatan Higher Order Thinking Skills (HOTS). Ia menegaskan bahwa mahasiswa tidak hanya dituntut menerapkan teknologi, tetapi juga mampu menganalisis dan menciptakan solusi, seiring Kecerdasan Buatan (AI) yang telah terintegrasi dalam kurikulum Teknik Informatika sejak 2022. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan dapat belajar langsung dari pakar AI Engineer dan Data Scientist tingkat industri.
Keikutsertaan mahasiswa Teknik Informatika Unusia dalam program ini mencerminkan komitmen kampus dalam mendukung peningkatan kompetensi dan kesiapan karier mahasiswa di bidang teknologi informasi dan transformasi digital. Program Coding Camp diharapkan dapat menjadi bekal strategis bagi mahasiswa untuk menghadapi kebutuhan industri yang terus berkembang.
Penulis: Anwariah Salsabila