Jakarta – Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) resmi mengikuti kegiatan Onboarding Future Talent Hub (FTH) 2026 yang diselenggarakan oleh Pijar Foundation bekerja sama dengan Temasek Foundation, Jumat (17/4) secara daring melalui Zoom Meeting.
Kegiatan ini menjadi tahap awal bagi peserta sebelum memasuki rangkaian program FTH 2026, yang dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi digital yang relevan dengan kebutuhan industri masa kini.
Dari Unusia, tercatat sebanyak 33 mahasiswa mendaftar dalam program Future Talent Hub 2026, dengan rincian sebagai berikut:
- Product Management (4 mahasiswa)
2 mahasiswa Teknik Informatika
2 mahasiswa Ekonomi Syariah
- Digital Marketing (29 mahasiswa)
27 mahasiswa Ekonomi Syariah
2 mahasiswa Akuntansi
Partisipasi ini menunjukkan antusiasme tinggi mahasiswa Unusia dalam mengembangkan keterampilan digital yang aplikatif dan berorientasi pada kebutuhan industri.
Program Future Talent Hub sendiri merupakan program micro-credential yang terdiri dari tiga tahapan utama, yakni FTH Academy (pembelajaran daring), Capstone Project berbasis studi kasus industri, serta Magang Industri selama kurang lebih tiga bulan di berbagai organisasi mitra, mulai dari startup hingga perusahaan besar.
Melalui kegiatan onboarding ini, peserta mendapatkan pemahaman awal terkait struktur program, peran dan tanggung jawab selama magang, serta sistem kerja dan pelaporan yang akan diterapkan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan membangun semangat kolaborasi antara peserta, mentor, dan tim pelaksana program.
Dalam kesempatan tersebut, peserta juga mendapatkan pengenalan terhadap learning provider serta aktivitas pembelajaran yang akan dijalani selama program berlangsung.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Hubungan Masyarakat Unusia, Fariz Alnizar, menegaskan bahwa keikutsertaan mahasiswa dalam program ini tidak sekadar mengikuti kegiatan pembelajaran, tetapi menjadi bagian dari proses pengembangan diri yang lebih luas.
“Program ini sangat strategis karena tidak hanya berfokus pada pengetahuan, tetapi juga memperluas jejaring dan kesiapan mahasiswa menghadapi dinamika dunia kerja saat ini. Di era sekarang, lulusan tidak cukup hanya mengandalkan ijazah, tetapi juga harus memiliki adaptabilitas dan kreativitas,” ujarnya.
Ia juga berpesan agar mahasiswa menjaga integritas, menunjukkan etos kerja yang tinggi, serta aktif membangun relasi selama mengikuti program. Menurutnya, pengalaman tersebut akan menjadi bekal penting saat kembali ke kampus.
“Harapannya, mahasiswa dapat kembali dengan semangat dan perspektif baru untuk terus berkembang ke depan. Selamat berproses, terus belajar, dan semoga sukses dalam setiap langkah yang dijalani,” tutupnya.
Melalui keikutsertaan dalam program ini, diharapkan mahasiswa Unusia tidak hanya memperoleh pengalaman belajar yang komprehensif, tetapi juga mampu meningkatkan daya saing serta kesiapan dalam memasuki dunia kerja profesional.