Jakarta — Senat Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) menyelenggarakan Rapat Senat dengan agenda Pertimbangan Kualitatif Bakal Calon Rektor, pada Senin, 22 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari rangkaian proses strategis menuju penetapan pimpinan universitas periode 2026–2030.
Rapat senat tersebut difokuskan pada proses pertimbangan dan penilaian kualitatif terhadap enam bakal calon rektor, yang selanjutnya akan diseleksi menjadi tiga calon rektor Unusia. Tahapan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen senat universitas dalam menjaga kualitas kepemimpinan serta keberlanjutan visi dan misi institusi.
Melalui forum senat, berbagai pandangan dan pertimbangan disampaikan secara komprehensif, mencakup integritas, kapasitas kepemimpinan, serta komitmen calon rektor dalam mengembangkan Unusia sebagai perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing. Proses ini juga menegaskan peran strategis senat sebagai representasi nilai akademik dan tata kelola universitas.
Penyelenggaraan rapat senat ini menandai keseriusan Unusia dalam memastikan proses pemilihan rektor berjalan secara objektif, transparan, dan berlandaskan prinsip mutu pendidikan tinggi. Senat Unusia meneguhkan komitmennya untuk terus mengawal arah kepemimpinan universitas demi masa depan Unusia yang berintegritas dan berkelanjutan.
Dengan terselenggaranya tahapan pertimbangan kualitatif ini, Unusia melangkah lebih dekat menuju penetapan calon rektor terbaik yang diharapkan mampu membawa universitas semakin maju serta memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan dan masyarakat luas.
Penulis: Anwariah Salsabila