Jakarta – Unusia Press sebagai penerbit yang didirikan oleh Universitas Nahdlatul Ulama (Unusia) selangkah lagi akan resmi menjadi anggota pengurus IKAPI. Hal ini dipastikan setelah Sekretaris IKAPI DKI Jakarta M. Nahrowi didampingi Hakim selaku Bidang Keanggotaan melakukan kunjungan dalam rangka asesmen kantor Unusia Press yang berlokasi di Kampus A Unusia, Jl. Taman Amir Hamzah, No. 5, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat pada Jum’at, (24/10).
Proses pengajuan Unusia Press menjadi anggota IKAPI sendiri sudah dilakukan sejak tahun 2023. Setelah korespondensi dan melengkapi seluruh berkas, pada tahun 2025 dinyatakan layak dan diasesmen langsung oleh pengurus IKAPI DKI Jakarta.
‘’Kita menyambut baik bergabungnya penerbit perguruan tinggi sebagai anggota IKAPI. Tentu saja ini merupakan tambahan kekuatan bagi IKAPI DKI Jakarta. Sebelumnya juga sudah terdaftar beberapa penerbit dari perguruan tinggi lain di DKI Jakarta sebagai anggota kami,’’ ujar M. Nahrowi.
Lebih lanjut M. Nahrowi menjelaskan, bahwa IKAPI DKI Jakarta memiliki beberapa program yang dapat diikuti oleh anggota, seperti pameran, pelatihan, bahkan musyawarah dalam rangka pergantian kepengurusan atau menyusun program kerja.
‘’Setelah menjadi anggota, Unusia Press juga berhak memperoleh layanan dari IKAPI yang tentunya bermanfaat untuk peningkatan tata kelola penerbitan,’’ tandas M. Nahrowi.
Penulis: Anwariah Salsabila
Kunjungan ini langsung disambut oleh Wakil Rektor Unusia Fatkhu Yasik didampingi oleh Redaktur Pelaksana Unusia Press Irfan Firdaus Amar. Dalam kesempatan ini, Fatkhu Yasik menyambut baik respon positif IKAPI DKI Jakarta yang menerima Unusia Press sebagai anggota resmi.
‘’Kami sangat senang sekali pada akhirnya Unusia Press akan resmi menjadi anggota IKAPI. Ini sangat berarti bagi kami, karena dengan keanggotaan ini maka Unusia Press menjadi penerbit yang kredibel. Tentu saja, hal ini juga akan berdampak pada peningkatan reputasi Unusia sebagai sebuah perguruan tinggi,’’ terang Fatkhu Yasik kepada tim asesmen dari IKAPI tersebut.
Fatkhu Yasik optimis, Unusia Press pelan-pelan akan mampu menggali karya-karya dosen Unusia untuk diterbitkan menjadi buku. Jadi, brand Unusia Press adalah menerbitkan buku ajar dosen yang dapat dijadikan sebagai referensi utama dalam pembelajaran.
‘’Sebenarnya Unusia Press ini memiliki sumber konten yang dapat diterbitkan menjadi buku dari bahan ajar dosen, serta memiliki pasar yang akan membeli buku-buku tersebut. Jadi kita dalam 3 tahun kedepan akan fokus menggarap hal ini,’’ tandas Fatkhu Yasik.
Sebagaimana diketahui, Unusia Press yang baru dirintis di tahun 2023, sampai berita ini diturunkan sudah berhasil menerbitkan 19 buku ajar ber-ISBN dari dosen Unusia sendiri. Buku-buku tersebut disamping penting menjadi referensi utama dalam pembelajaran, juga berdampak signifikan sebagai salah satu eviden untuk memenuhi tagihan Beban Kinerja Dosen (BKD) setiap semester.