Search

Sobat Bumi Unusia Dorong Ketahanan Pangan Lewat Budidaya Lele dalam Ember

Bogor – Dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-80, Pertamina Foundation bersama penerima Beasiswa Sobat Bumi Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) menggelar aksi nyata menjaga lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan pangan melalui kegiatan Budidaya Ikan dalam Ember (Budikdamber). Program ini dipusatkan di Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, dengan menitikberatkan pada budidaya ikan lele yang mudah diolah, bergizi tinggi, serta cocok dikembangkan di lahan sempit.

Budikdamber dipilih karena mampu menjawab tantangan urban farming, terutama di wilayah perkotaan dengan keterbatasan lahan. Dengan metode ini, masyarakat bisa membudidayakan ikan lele sekaligus menanam sayuran seperti kangkung atau bayam dalam satu wadah ember. “Melalui budidaya lele, masyarakat bukan hanya mendapat tambahan sumber pangan bergizi, tetapi juga bisa berkontribusi pada pola hidup berkelanjutan,” ungkap Aura Nanda, salah satu panitia kegiatan.

Pelatihan budikdamber ini diisi oleh Roisatun Nissa Firdausiyah Abdur Rouf Sam Sam, S.P., M.Si., dosen Teknologi Agroindustri, yang memberikan pemahaman teknis mengenai cara budidaya lele dalam ember sekaligus pemanfaatannya untuk mendukung ketahanan pangan rumah tangga.

Ikan lele dikenal sebagai sumber protein hewani yang terjangkau. Kandungannya terdiri dari 17,7% protein, 4,8% lemak, 1,2% mineral, dan 76% air. Dengan kandungan tersebut, lele menjadi pilihan tepat untuk mendukung gizi keluarga serta menambah variasi pangan lokal. Selain itu, model budidaya ini hemat tempat, mudah diaplikasikan, dan dapat menjadi peluang usaha mikro bagi masyarakat.

Selain budidaya lele, aksi Sobat Bumi juga meliputi penanaman 100 bibit pohon, terdiri atas 50 pohon jengkol dan 50 pohon pucuk merah di empat kecamatan, yakni Kemang, Pamijahan, Tenjolaya, dan Ciseeng. Pohon jengkol dipilih karena mampu menyerap air, membantu mencegah banjir, serta memiliki nilai pangan, sementara pucuk merah berfungsi sebagai penghijauan dan konservasi lingkungan.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Ketua RW 04 Kampung Rangin, Desa Ciasihan, Kecamatan Pamijahan, Usep Rifki, menyampaikan apresiasinya. “Kami sangat berterima kasih kepada KKN Unusia dan Pertamina Foundation. Manfaatnya besar sekali, baik untuk lingkungan maupun kesehatan warga,” ujarnya.

Melalui program ini, Sobat Bumi Unusia berharap masyarakat bisa merasakan langsung manfaat ketahanan pangan berbasis lingkungan. Aksi ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) serta target Net Zero Emission 2060 yang dicanangkan pemerintah.


Penulis: Anwariah Salsabila