Search

Sulaiman Rasyid, Mahasiswa Hukum Unusia Raih Juara STQH dan MTQ Tahfidz 30 Juz

Jakarta — Muhammad Sulaiman Rasyid, mahasiswa penerima beasiswa Ilmu Hukum semester 2 Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia), berhasil menorehkan prestasi membanggakan di dua ajang bergengsi cabang tahfidz 30 juz.

Dalam Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist (STQH) 2025 tingkat Kecamatan Duren Sawit, Sulaiman meraih Juara 1 dan kemudian diutus sebagai perwakilan ke tingkat Kota Administrasi Jakarta Timur. Tak berhenti di sana, ia juga meraih Juara 2 pada Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) 2025 cabang tahfidz 30 juz kategori putra.

Sulaiman mulai menghafal Al-Qur’an sejak usia dini dengan bimbingan orang tua. Dari talaqqi bacaan hingga tuntas 30 juz, perjalanan itu ia teruskan dengan menjaga hafalan melalui murojaah yang konsisten.

Ia menuturkan bahwa perlombaan tahfidz 30 juz menguji hafalan secara acak dari juz 1–30 dengan penilaian kelancaran, kekuatan hafalan, makhorijul huruf, dan irama bacaan. “Di sinilah letak tantangan sebenarnya, karena ayat yang ditanyakan tidak bisa diprediksi dan harus siap dari mana saja,” jelasnya.

Meski nervous karena berhadapan dengan hafiz terbaik dari berbagai daerah bahkan internasional, ia mengaku senang bisa bertemu sekaligus berkompetisi dengan mereka. Saat diumumkan sebagai juara, Sulaiman merasa sangat bersyukur dan bahagia karena usaha murojaahnya setiap hari terbayar. “Ini adalah momen yang tidak akan saya lupakan,” ungkapnya.

Kunci keberhasilannya, kata Sulaiman, adalah istiqomah murojaah setiap hari dan menjaga keseimbangan waktu antara kuliah, mengajar, dan aktivitas lainnya.

Dekan Fakultas Hukum Unusia, Dr. Muhammad Afifi, SH., MH., menyampaikan apresiasi atas capaian ini. “Alhamdulillah, kami bangga atas pencapaian mahasiswa Hukum Muhammad Sulaiman Rasyid. Mudah-mudahan ini menjadi support bagi mahasiswa lain untuk ikut berperan di masyarakat, mengasah skill, dan aktif dalam kompetisi hingga level nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Sulaiman pun berpesan kepada mahasiswa lain: “Selalu ada jalan jika ada kemauan. Jurusan bukan halangan untuk kita berprestasi. Temukan apa yang kamu sukai, jalani, dan torehkan prestasi,” tutupnya.


Penulis: Anwariah Salsabila