Search

Tasyakuran Akreditasi Akuntansi dan Hari Santri Nasional, Unusia Rayakan dengan Penuh Syukur

Jakarta — Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) menggelar Tasyakuran Akreditasi Program Studi Akuntansi sekaligus Perayaan Hari Santri Nasional 2025 di Aula Jakoeb Oetama, Kampus Jakarta, pada Rabu malam (22/10).

Acara yang berlangsung mulai pukul 19.00 WIB ini dihadiri oleh Badan Pelaksana Pengelola (BPP) Unusia, Kiai Mujib Qulyubi, seluruh jajaran wakil rektor, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa-mahasiswi Unusia.

Rangkaian acara dibuka dengan istighasah bersama yang dipimpin langsung oleh Kiai Mujib Qulyubi. Para hadirin mengikuti dengan khusyuk dan khidmat dalam memperingati Hari Santri Nasional sekaligus sebagai bentuk rasa syukur atas capaian akreditasi “Baik Sekali” yang baru saja diraih oleh Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unusia.

Dalam sambutannya, Plt. Rektor Unusia yang diwakili oleh Wakil Rektor I, Fatkhu Yasik, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh civitas akademika yang telah bekerja keras menjaga stabilitas kampus dan meningkatkan kualitas akademik.

“Terima kasih kepada seluruh civitas akademika atas kerja kerasnya, karena Unusia tetap stabil dalam penerimaan mahasiswa baru. Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada keluarga besar FEB dan Prodi Akuntansi atas capaian akreditasi ‘Baik Sekali’. Semoga dua tahun ke depan dapat meningkat menjadi predikat ‘Unggul’,” ujarnya.

Senada dengan itu, Wakil Rektor III, Fariz Al-Nizar, menegaskan bahwa pencapaian akreditasi ini menjadi momentum penting bagi seluruh sivitas akademika untuk terus berkembang.

“Akreditasi ‘Baik Sekali’ adalah momentum berharga bagi kita semua untuk merefleksikan diri. Jika kita memaksimalkan potensi yang dimiliki, maka kita semua bisa menjadi unggul,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kiai Mujib Qulyubi juga menyampaikan tausiyah dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional. Ia mengingatkan bahwa menjadi santri bukan hanya status, melainkan identitas dan jalan hidup yang harus dijaga dan diamalkan.

“Jangan pernah melupakan jati diri sebagai santri. Walau kini menjadi mahasiswa, tetaplah menghormati dan mendoakan para kiai serta guru-guru kita. Amalkan terus ijazah, doa, dan amalan yang telah diajarkan di pesantren. Itulah yang akan menjadi berkah dan penuntun hidup kita,” pesan Kiai Mujib penuh makna.

Menutup rangkaian acara, Ketua BPP Unusia, Dr. Juri Ardiantoro, memberikan apresiasi atas capaian Prodi Akuntansi serta semangat seluruh warga kampus.

“Semoga Unusia terus maju dan berkembang. Capaian akreditasi ini menjadi bukti bahwa Unusia mampu bersaing dan terus menciptakan keunggulan. Mari bersama-sama menjaga semangat ini agar terus tumbuh,” ujarnya.

Acara tasyakuran dan peringatan Hari Santri Nasional ini diakhiri dengan doa bersama dan makan malam kebersamaan, sebagai wujud syukur dan harapan agar Unusia semakin berkah dan berprestasi.


Penulis: Anwariah Salsabila