Jakarta — Fakultas Ilmu Sosial Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (FIS Unusia) menerima kunjungan Kelompok Riset Kesehatan Mental Komunitas dari Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) dalam rangka pelaksanaan riset terkait kesehatan mental mahasiswa, Kamis (9/4).
Kunjungan ini menjadi bagian dari pengambilan data kualitatif yang dilakukan tim peneliti UI untuk mengkaji hubungan antara penggunaan internet dan kondisi kesehatan mental di kalangan mahasiswa, khususnya di wilayah Jakarta, Depok, dan Tangerang.
Penelitian ini berangkat dari meningkatnya penggunaan internet di kalangan usia produktif yang diiringi dengan munculnya berbagai persoalan kesehatan mental. Melalui riset ini, tim peneliti berupaya memahami pola penggunaan internet mahasiswa serta keterkaitannya dengan kondisi psikologis yang mereka alami.
Pengambilan data dilakukan melalui metode focus group discussion (FGD) yang melibatkan mahasiswa Unusia sebagai partisipan. Sebanyak 12 mahasiswa dibagi ke dalam dua kelompok diskusi, yang masing-masing dilaksanakan pada sesi pagi dan siang hari.
Partisipasi Unusia dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen kampus dalam mendukung pengembangan riset kolaboratif sekaligus memperkuat perhatian terhadap isu kesehatan mental di lingkungan mahasiswa. Selain menjadi lokasi penelitian, Unusia juga berperan dalam memfasilitasi pelaksanaan kegiatan serta mendukung keterlibatan mahasiswa sebagai responden.
Penelitian ini merupakan bagian dari program yang didanai oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan menggunakan pendekatan triangulasi dengan menggabungkan metode kualitatif dan kuantitatif guna memperoleh hasil yang komprehensif.
Lebih lanjut, kegiatan ini juga membuka peluang kerja sama berkelanjutan antara Unusia dan Universitas Indonesia. Kolaborasi tersebut direncanakan akan ditindaklanjuti melalui penandatanganan Implementation Agreement (IA), khususnya dalam bidang riset dan pengembangan kesehatan mental mahasiswa.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan dapat terbangun sinergi antarperguruan tinggi dalam menghasilkan riset yang berdampak, sekaligus mendorong upaya promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan mental mahasiswa di era digital.