Search

Tingkatkan Nilai Tambah Produk Kelautan dan Perikanan, BP3KP Gandeng PSH Unusia Selenggarakan Pelatihan P3H

Jakarta – Dalam rangka memberikan nilai tambah terhadap produk kelautan dan perikanan, Balai Besar Pengujian Penerapan Produk Kelautan dan Perikanan (BP3KP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggandeng Pusat Studi Halal (PSH) Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) untuk melakukan Pelatihan Pendamping Proses Produk Halal (P3H) bagi para pegawai yang notabene sebagai Pembina Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan di lingkungan BP3KP.

‘’Melalui pelatihan ini, diharapkan para Pembina Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan tersebut tidak hanya melakukan pengujian tidak hanya pada aspek kualitas produk saja, tapi juga dapat memberikan pengujian dari aspek halalnya,’’ ujar Rahmadi Sunoko selaku Kepala BP3KP saat penandatanganan dokumen kerjasama pada Rabu (10/09), di ruang Rapat Rektorat Unusia.

Rahmadi Sunoko juga menambahkan, pada tahun 2025 ini ditargetkan minimal ada dua angkatan pelatihan P3H yang akan dilaksanakan, dan diprioritaskan terlebih dahulu untuk para Pembina Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan yang ada di BP3KP.

‘’Kita juga 12 ribu penyuluh. Kedepannya kita targetkan juga para penyuluh kita bekali dengan sertifikat P3H ini. Tujuannya agar produk UMKM yang ada di daerah juga dapat memiliki sertifikat halal, sehingga produknya memiliki nilai tambah lebih dibanding sebelumnya,’’ terang Rahmadi dalam penjelasannya.

Wakil Rektor Bidang Akademik, Riset, dan Pengabdian Masyraakat Fatkhu Yasik menyambut baik keinginan Balai BP3KP menggandeng PSH Unusia. Dalam sambutannya, Ia menekankan bahwa Unusia melalui PSH telah memiliki pengalaman menyelenggarakan Pelatihan P3H. Saat ini sudah 2500 Pendamping P3H yang berafiliasi dengan PSH Unusia.

‘’Kita juga memiliki alumni yang tersebar di seluruh Indonesia yang memiliki Sertifikat P3H. Dan tidak sedikit mereka berasal dari pesisir utara Pulau Jawa. Para alumni tersebut dapat juga dimanfaatkan oleh Balai BP3KP sebagai pendamping UMKM bidang kelautan dan perikanan,’’ ujarnya di hadapan seluruh peserta rapat.

Kegiatan yang berlangsung selama 3 jam ini juga dihadiri Wakil Rektor Bidang Keuangan, SDM, dan Perencanaan Fira Mubayyinah, Plt. Dekat FEB Unusia Muhamamd Zuhdi, Ketua PSH Unusia Hayaturrahman, dan Sekretaris Program Studi Ekonomi Syariah Kodir.

Tindak lanjut dari pertemuan ini adalah pelaksanaan Pelatihan P3H yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2025, dengan Angkatan Pertama sebanyak 30 peserta yang terdiri dari Pembina Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan BP3KP. 

Dalam pelaksanannya, PSH akan menggandeng Program Studi Ekonomi Syariah sebagai penyelenggara pelatihan. Hal ini dikarenakan dosen di lingkungan Ekonomi Syariah memiliki sertifikat sebagai narasumber dalam Pelatihan P3H.


Penulis: Anwariah Salsabila