Search

Tujuh Proposal Dosen Unusia Raih Pendanaan Hibah BIMA 2026

Jakarta - Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) kembali menorehkan capaian membanggakan di bidang riset. Sebanyak tujuh proposal dosen Unusia berhasil lolos pendanaan dalam Program Hibah BIMA Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Berdasarkan Keputusan Kuasa Pengguna Anggaran Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, tertanggal 8 April 2026. Pendanaan ini diberikan kepada proposal penelitian yang dinilai memiliki kualitas akademik serta relevansi terhadap kebutuhan masyarakat.

Dari total tujuh proposal yang didanai, empat di antaranya berasal dari skema Penelitian Dosen Pemula (PDP), yaitu:

- Musaid Purnomo Juwono dengan judul “Rancang Bangun Decision Support System Berbasis Life Cycle Assessment untuk Peningkatan Keberlanjutan Smart Greenhouse” (PDP)

- Adrinoviarini dengan judul “Analisis Fisiko-Kimia dan Profil Kromatografi (GC-MS) Minyak Atsiri Tanaman Kayu Putih (Melaleuca leucadendra L.) dari Provinsi Maluku” (PDP)

- Muhammad dengan judul “Evaluasi Dampak Kebijakan Mandatori Bimbingan Perkawinan terhadap Ketahanan Keluarga dan Penurunan Angka Perceraian di Indramayu” (PDP)

- Vika Nurul Mufidah dengan judul “Berkah yang Terdistorsi: Rekonseptualisasi Konsep Keberkahan dalam Praktik Keagamaan untuk Mencegah Kekerasan Seksual” (PDP)

Sementara itu, tiga proposal lainnya berasal dari skema Penelitian Fundamental Reguler (PFR), yaitu:

- Naeni Amanulloh dengan judul “Pembentukan Nilai dan Subjektivitas dalam Rumah yang Dihuni Lebih dari Satu Keluarga (Shared Households) di Jakarta Utara” (PFR)

- Rina Septiani dengan judul “Perancangan dan Pengembangan Konstruksi Modal Sosial Budaya Digital untuk Pencegahan Kekerasan Perempuan dan Ketahanan Keluarga: Studi Etnografi Komunitas Rural-Urban Indonesia” (PFR)

- Sheila Wijayanti dengan judul “Linguistik Korpus Digital Berbasis Teknologi Natural Language Processing (NLP) terhadap Terminologi Sejarah Islam Berbahasa Inggris di Indonesia” (PFR)

Beragam tema penelitian yang diangkat menunjukkan kekuatan multidisipliner dosen Unusia, mulai dari isu ketahanan keluarga, kekerasan seksual, hingga pengembangan teknologi dan kajian sosial berbasis digital. Hal ini mencerminkan komitmen Unusia dalam mendorong riset yang berdampak serta berkontribusi nyata bagi masyarakat.

Capaian ini diharapkan dapat semakin memperkuat budaya riset di lingkungan Unusia sekaligus mendorong dosen untuk terus menghasilkan karya ilmiah yang inovatif dan berdaya guna.