Search

UKM Pencak Silat Unusia Raih 7 Medali pada IPB Championship 2026

Jakarta – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pencak Silat Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) menorehkan prestasi membanggakan pada ajang IPB Championship 2026 tingkat nasional. Dari sebelas atlet yang diturunkan, tujuh atlet berhasil meraih medali emas, perak, perunggu dan mengharumkan nama Unusia pada kompetensi tersebut.

IPB Championship 2026 merupakan kejuaraan pencak silat tingkat nasional yang diikuti sekitar 1.500 peserta dari berbagai kategori pertandingan, mulai dari seni tunggal, ganda, regu, hingga tanding. Kompetisi ini juga diikuti peserta dari berbagai kelompok usia, mulai usia dini hingga dewasa, sehingga menjadi salah satu ajang bergengsi yang mempertemukan pesilat dari berbagai daerah di Indonesia.

Keberhasilan UKM Pencak Silat Unusia pada IPB Championship 2026 menghasilkan total tujuh medali, terdiri atas 1 medali emas, 5 medali perak, dan 1 medali perunggu.

Para peraih medali tersebut adalah:

Medali Emas

- Ramlan (Sejarah Peradaban Islam) – Juara 1 Tanding Putra Dewasa Kelas C

Medali Perak

- Agung Prayuda (Ilmu Hukum) – Juara 2 Tanding Putra Dewasa Kelas C

- Nur Zalfa Sahiyah (Ilmu Hukum) – Juara 2 Tanding Putri Dewasa Kelas A

- Wilda Nizwatun N. (Sejarah Peradaban Islam) – Juara 2 Tanding Putri Dewasa Kelas B

- Nurul Hidayah Harahap (Sejarah Peradaban Islam) – Juara 2 Tanding Putri Dewasa Kelas B

- M. Wafi Nur Jihan (Sejarah Peradaban Islam) – Juara 2 Tanding Putra Dewasa Kelas A

Medali Perunggu

- Dede Ahmad Fauzan (Teknik Informatika) – Juara 3 Tanding Putra Dewasa Kelas Under A

Ketua UKM Pencak Silat Unusia, Stefanie, mengaku bangga atas capaian para atlet yang telah menjalani proses persiapan dan perjuangan panjang sebelum mengikuti kejuaraan.

“Kami sangat bangga dan mengapresiasi perjuangan para atlet UKM Pencak Silat Unusia, mulai dari persiapan latihan hingga mengikuti pertandingan selama tiga hari. IPB Championship merupakan event yang cukup bergengsi di tingkat nasional. Saya juga mengucapkan selamat kepada para atlet yang berhasil meraih prestasi dan membawa nama baik UKM maupun universitas,” ujarnya.

Di balik capaian tersebut, para atlet juga menghadapi berbagai tantangan selama proses persiapan maupun saat bertanding. Menurut Stefanie, aspek mental menjadi tantangan terbesar karena tingginya tingkat persaingan pada kejuaraan nasional.

“Tantangan paling utama tentu mental. Saat bertanding di event nasional, tekanan dan persaingannya jauh lebih besar. Selain itu, para atlet juga harus mampu membagi waktu antara kewajiban akademik dan menjaga konsistensi latihan,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Unusia yang telah memberikan dukungan penuh kepada para atlet selama proses persiapan hingga pelaksanaan kejuaraan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada kampus karena telah memberikan dukungan penuh. Semoga kami dapat terus memberikan kontribusi terbaik dan mengharumkan nama Unusia pada berbagai kompetisi di tingkat nasional maupun tingkat yang lebih tinggi,” tambahnya.

Prestasi ini menjadi bukti komitmen UKM Pencak Silat Unusia dalam mengembangkan potensi mahasiswa di bidang olahraga sekaligus memperkuat eksistensi Unusia di tingkat nasional. Melalui pembinaan yang berkelanjutan dan dukungan dari universitas, UKM Pencak Silat Unusia berkomitmen untuk terus mencetak prestasi serta membawa nama baik Unusia pada berbagai ajang kompetisi di masa mendatang.