Jakarta – Upaya memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah terus dilakukan Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia). Salah satunya melalui penguatan sinergi dengan Badan Karantina Indonesia dalam pengembangan tridarma perguruan tinggi, inovasi, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang berlangsung di SmartClass Lantai 3 Unusia Jakarta (8/7).
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Plt. Rektor Unusia, dr. Syahrizal Syarief, dan Kepala Badan Karantina Indonesia, Abdul Kadir Karding. Kerja sama ini menjadi landasan bagi kedua institusi untuk mengembangkan kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan teknologi, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh para wakil rektor, pimpinan LPPM Unusia, serta jajaran pimpinan Badan Karantina Indonesia.
Ruang lingkup kerja sama meliputi koordinasi dan sinkronisasi program, penelitian, pengembangan dan pemanfaatan rekacipta, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pemanfaatan sarana dan prasarana, pertukaran data dan informasi, pengabdian kepada masyarakat, pemanfaatan dan pengembangan sumber daya bersama, hingga penyusunan kajian akademik di bidang perkarantinaan. Berbagai program tersebut selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) sesuai dengan kebutuhan masing-masing unit kerja.
Melalui kolaborasi ini, Unusia dan Badan Karantina Indonesia berkomitmen menghadirkan berbagai inovasi yang mendukung pengembangan pendidikan tinggi, riset, dan teknologi sekaligus memperkuat kebijakan di bidang perkarantinaan. Sinergi kedua institusi diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pembangunan nasional.