Search

Unusia dan DePA-RI Teken MoU, Perkuat Kolaborasi Pendidikan Hukum dan Profesi Advokat

Jakarta – Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Dewan Pimpinan Pusat Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia (DPP DePA-RI) di Aula Jakoeb Oetama, Kampus Unusia Jakarta, Jumat (24/7). Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi pengembangan Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pendidikan hukum dan profesi advokat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Umum DPP DePA-RI Dr. TM. Luthfi Yazid, S.H., LL.M., Sekretaris Jenderal DPP DePA-RI Dr. Sugeng Aribowo, S.H., M.H., Ketua DPD DePA-RI Jakarta Raya Kunthi Dyah Wardani, S.H., M.H., CRA., serta Sekretaris DPD DePA-RI Jakarta Raya Aldhi Setyawan Pratama, S.H., M.H., CRA. Rombongan diterima oleh Plt. Rektor Unusia dr. Syahrizal Syarief, MPH., Ph.D., Dekan Fakultas Hukum, Wakil Dekan Fakultas Hukum, beserta jajaran pengelola dan dosen Fakultas Hukum Unusia.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Hukum Unusia, Dr. Muhammad Afifi, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama tersebut. Senada dengan itu, Ketua DPD DePA-RI Jakarta Raya Kunthi Dyah Wardani mengatakan bahwa organisasinya telah menjalin kerja sama dengan berbagai institusi dan berharap kolaborasi bersama Unusia dapat berkembang dalam berbagai bidang.

"Kami berharap kerja sama ini dapat diwujudkan dalam berbagai program, mulai dari magang, publikasi, hingga kegiatan lain yang bermanfaat bagi kedua belah pihak," ujarnya.

Plt. Rektor Unusia dr. Syahrizal Syarief, MPH., Ph.D. menegaskan bahwa MoU ini membuka peluang kolaborasi yang luas, mulai dari pengajaran, penelitian, hingga program magang.

"Hari ini kita memulai melalui Nota Kesepahaman. Ke depan, berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi DePA-RI maupun Unusia dapat kita laksanakan bersama. Semoga pertemuan ini membawa keberkahan bagi kita semua," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP DePA-RI Dr. TM. Luthfi Yazid, S.H., LL.M. menekankan pentingnya mencetak advokat yang berkualitas dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI). Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Unusia atas kesempatan membangun kemitraan ini.

"Advokat tidak pernah berhenti belajar. Kami ingin membangun sumber daya manusia yang unggul dan akan memberikan dukungan, termasuk peluang beasiswa bagi mereka yang berpotensi," katanya.

Melalui Nota Kesepahaman ini, Unusia dan DPP DePA-RI sepakat menjalin kerja sama dalam berbagai bidang, di antaranya Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA), Ujian Profesi Advokat, magang, pengajaran, penelitian, pelatihan hukum, pengabdian kepada masyarakat, advokasi dan bantuan hukum, kegiatan ilmiah, hingga pengembangan sumber daya kedua institusi. Kesepahaman tersebut berlaku selama lima tahun dan akan ditindaklanjuti melalui program-program kerja yang disepakati bersama.

Kerja sama ini menjadi bagian dari komitmen Unusia dalam memperluas kemitraan strategis dengan organisasi profesi guna memperkuat kualitas pendidikan tinggi, meningkatkan kompetensi lulusan, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi pengembangan dunia hukum dan masyarakat.