Search

Unusia dan UIN Walisongo Jajaki Kerja Sama Akademik dan Riset Islam Nusantara

Jakarta – Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) menerima kunjungan silaturrahmi dan sosialisasi dari Program Pascasarjana UIN Walisongo Semarang di Aula Jakoeb Oetama, Kampus Unusia Jakarta, Jumat (5/6/2026). Kegiatan ini menjadi ajang penjajakan kerja sama akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat antara kedua perguruan tinggi.

Rombongan Pascasarjana UIN Walisongo yang terdiri atas pengurus, dosen, dan tenaga kependidikan disambut langsung oleh Plt. Rektor Unusia, dr. Syahrizal Syarief, serta Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Hubungan Masyarakat, Fariz Alnizar.

Dalam sambutannya, dr. Syahrizal Syarief menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan berharap hubungan kelembagaan antara Unusia dan UIN Walisongo dapat terus berkembang melalui berbagai program kolaboratif.

“Kami sangat menyambut baik kedatangan UIN Walisongo di kampus ini. Sebuah kehormatan atas kedatangan dan silaturrahminya. Semoga kerja sama yang akan dibangun ke depan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi kedua institusi,” ujarnya.

Kunjungan ini bertujuan menjajaki berbagai bentuk kerja sama, di antaranya pertukaran penguji eksternal untuk program doktor, kolaborasi pembimbing akademik, riset bersama, penyelenggaraan seminar internasional, program pemagangan, hingga penguatan publikasi ilmiah.

Dalam diskusi yang berlangsung, kedua institusi juga membahas pengembangan kajian Islam Nusantara yang menjadi salah satu bidang strategis untuk dikembangkan secara kolaboratif. Berbagai isu lokal dan khazanah keilmuan Islam di Indonesia dinilai memiliki potensi besar untuk diteliti bersama.

Ketua Pusat Studi Islam Nusantara Unusia, Ginanjar, menyoroti peluang kolaborasi dalam penelitian manuskrip, pengembangan kajian sejarah Islam Nusantara, serta penyusunan Ensiklopedi Sejarah Nahdlatul Ulama jilid II. Ia berharap UIN Walisongo dapat turut berkontribusi dalam pengembangan proyek akademik tersebut.

Adapun perwakilan Pascasarjana UIN Walisongo turut memperkenalkan sejumlah keunggulan institusi, termasuk keberadaan planetarium yang menjadi salah satu yang terbesar di Asia Tenggara dan mendukung pengembangan kajian ilmu falak yang selama ini menjadi salah satu bidang unggulan kampus tersebut.

Melalui pertemuan ini, Unusia dan UIN Walisongo berharap berbagai gagasan yang telah dibahas dapat ditindaklanjuti menjadi kerja sama konkret untuk memperkuat pengembangan akademik, riset, dan kajian Islam Nusantara di tingkat nasional maupun internasional.