Jakarta – Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) terus memperkuat agenda strategis pengembangan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) melalui program Pusat Unggulan (Center of Excellence). Program ini dirancang untuk mendorong penguatan riset kolaboratif, peningkatan kapasitas akademik, serta perluasan dampak keilmuan di lingkungan PTNU.
Dalam kerangka program tersebut, LPTNU menetapkan sejumlah perguruan tinggi untuk mengembangkan pusat-pusat riset unggulan yang berfokus pada bidang strategis tertentu.
Sebagai bagian dari implementasi program tersebut, Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) ditunjuk oleh LPTNU untuk mengembangkan Pusat Riset Unggulan Sosio-Agama dan Etika Publik (C-Share).
Penunjukan ini menegaskan posisi Unusia sebagai salah satu perguruan tinggi yang dipercaya menjadi penggerak pengembangan riset kolaboratif di lingkungan PTNU, khususnya dalam bidang kajian sosial, keagamaan, dan etika publik. Amanah ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kontribusi Unusia dalam pengembangan ilmu pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta dinamika sosial kontemporer.
C-Share (Collaborative Scholarship and Shared Knowledge) merupakan Pusat Riset Unggulan yang berfokus pada pengembangan kajian sosio-agama dan etika publik secara interdisipliner.
Pusat riset ini dirancang untuk memperkuat ekosistem kolaborasi akademik di lingkungan PTNU melalui integrasi ilmu sosial, keagamaan, dan etika dalam menjawab berbagai tantangan masyarakat kontemporer.
Adapun fokus pengembangan C-Share meliputi:
- Penguatan riset interdisipliner sosial dan keagamaan
- Kajian etika publik dalam kehidupan bermasyarakat
- Pengembangan riset kolaboratif antar-PTNU
- Publikasi ilmiah dan penguatan jurnal akademik
- Diseminasi hasil riset yang berdampak bagi masyarakat
Melalui program C-Share, Unusia memperluas perannya sebagai pusat pengembangan pengetahuan yang tidak hanya bersifat akademik, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi masyarakat dan penguatan etika publik di ruang sosial.