Search

Unusia Gelar Workshop Kurikulum OBE tentang Penentuan SKS dan Capaian Pembelajaran

Jakarta - Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) menggelar workshop bertema “Penentuan SKS dan Pengukuran Capaian Pembelajaran dalam Kurikulum OBE: Best Practice dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta” pada Selasa di Aula Jakoeb Oetama Lantai 4 Kampus Unusia Jakarta (12/5).

Workshop tersebut menghadirkan Suwadi, Guru Besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, yang memaparkan praktik implementasi Outcome Based Education (OBE), khususnya dalam teknik penentuan SKS dan pengukuran capaian pembelajaran di perguruan tinggi.

Dalam materinya, Prof. Suwadi menekankan bahwa implementasi OBE mengubah paradigma pembelajaran dari sekadar “hari ini mengajar apa” menjadi “hari ini mahasiswa bisa apa”. Menurutnya, fokus utama kurikulum OBE terletak pada ketercapaian learning outcomes mahasiswa melalui proses pembelajaran yang terukur dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Ia juga menjelaskan bahwa penentuan satuan kredit semester (SKS) dalam kurikulum OBE tidak lagi hanya berpatokan pada jam tatap muka, tetapi dihitung berdasarkan beban kerja mahasiswa atau student workload. Beban tersebut mencakup aktivitas tatap muka, tugas terstruktur, belajar mandiri, hingga asesmen pembelajaran selama satu semester.

Selain membahas teknik perhitungan SKS, workshop juga mengulas pengukuran capaian pembelajaran lulusan (CPL), penyusunan CPMK dan Sub-CPMK, hingga pengembangan rubrik penilaian dalam sistem pembelajaran OBE. Peserta diajak memahami bagaimana penyusunan kurikulum harus selaras dengan standar penjaminan mutu pendidikan tinggi terbaru.

Kegiatan yang berlangsung berjalan interaktif. Sivitas akademika Unusia tidak hanya memperoleh penjelasan teoritis, tetapi juga contoh praktik penerapan OBE yang telah dijalankan di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Melalui workshop ini, Unusia mempertegas komitmennya dalam memperkuat mutu akademik dan pengembangan kurikulum yang adaptif, fleksibel, serta berorientasi pada capaian pembelajaran mahasiswa di era pendidikan tinggi yang terus berkembang.