Jakarta – Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kabupaten Bogor melakukan kunjungan ke Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) dalam rangka penjajakan kerja sama pendidikan. Pertemuan berlangsung di Ruangan BPP lantai 2 Kampus Unusia, Jakarta, pada Selasa (5/5) pukul 10.30 WIB.
Rombongan Pergunu yang dipimpin Ketua Balqis, bersama Wakil Ketua Kerja Sama Bae Amri dan Koordinator Kerja Sama Ibad, disambut oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Hubungan Masyarakat Unusia Fariz Alnizar serta Ketua Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (PAI) Muhammad Riyad.
Dalam pertemuan tersebut, Balqis menyampaikan bahwa Pergunu Kabupaten Bogor telah berjalan selama empat periode dengan cakupan sekitar 500 guru di 38 kecamatan. Organisasi ini berkomitmen memberikan kemaslahatan bagi guru-guru Nahdlatul Ulama di wilayahnya.
Ia menekankan tingginya minat guru untuk melanjutkan studi ke jenjang magister, terutama bagi guru tingkat Aliyah yang dianjurkan memiliki kualifikasi minimal S2.
“Teman-teman guru sangat tertarik untuk melanjutkan S2 di Unusia, terutama bagi yang berada di kecamatan-kecamatan yang masih tertinggal,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Unusia membuka peluang kerja sama pendidikan, tidak hanya pada jenjang magister, tetapi juga program sarjana, termasuk melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) untuk memperluas akses bagi para guru.
Pertemuan ini menjadi langkah awal penjajakan kerja sama yang lebih konkret ke depan dalam meningkatkan kapasitas akademik dan profesionalisme guru-guru NU di Kabupaten Bogor.
Unusia menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang membuka akses pendidikan yang inklusif dan berkontribusi pada penguatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di lingkungan Nahdlatul Ulama.